Sabtu, 11 Oktober 2014

pendapat saya tentang keluarnya ahok dari bendera partai

Ahok saat ini adalah salah satu pejabat publik yang hebat tetapi tidak bisa terlepas dari kontroversi. Sebagai pejabat Ahok diakui kehebatannya dan disenangi oleh publik karena dikenal keras, emosional, disiplin dan ceplas-ceplos. Tetapi sebaliknya sebagai politikus Ahok dikenal sebagai politikus inkonsisten atau sering dinobatkan sebagai kucu loncat musuh politiknya. Untuk kesekian kali Ahok tanpa alasan yang kuat keluar dari partai Gerindra yang menaikkannya menjadi wagub DKI Jakarta. Alasan hengkang dari Gerindra dianggap banyak pihak tidak proposional dan agak aneh. Hanya karena berbeda pendapat Pilkada yang tidak terlalu prinsip dengan partainya lalu memutuskan cerai dengan Gerindra. Tampaknya Ahok bukan hanya pejabat publik yang pintar tetapi politikus yang cerdik. Mungkin saja banyak masyarakat tersihir kehebatan Ahok keluar dari Gerindra karena prinsip demokrasi demi membela hak rakyat. Tetapi banyak pengamat akan menduga bahwa hal itu adalah salah satu trik politik hebat ala Ahok yang akan segera merangkul Megawati dan PDIP. Melihat perilaku politik Ahok setahun ini, merapat ke PDIP hanyalah masalah mencari waktu yang tepat dan masalah mencari alasan yang benar untuk hengkang dari Gerindra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar